Harunoblue

Antara Kingdom Tower, Cold War, dan Tower of Babel

In harunofacts, harunonews, harunotrivial on February 23, 2013 at 5:18 pm

Menurut berita kemarin di The Guardian katanya Arab Saudi mau membangun Kingdom Tower yang bakal menjadi gedung tertinggi di dunia (diperkirakan tingginya sekitar 1200 meter) yang akan mengalahkan menara Burj Khalifa (828 meter) yang ada di Dubai. Proyek ini akan dilaksanakan oleh perusahaan konstruksi Inggris, Mace, yang membangun Shard di London. Diperkirakan proses pembangunannya akan selesai pada musim dingin 2018 nanti.

Hal ini menyentil ingatan saya pada sejarah tentang perang dingin atau disebut juga dengan perang urat saraf (1947-1991) antara Blok Barat (Amerika Serikat dan NATO) dan Blok Timur (Uni Soviet dan Pakta Warsawa). Pada masa itu terjadi persaingan sengit di segala bidang antara Blok Barat dan Blok Timur selepas perang dunia kedua, mulai dari bidang olah raga, persenjataan, sampai dengan misi perjalanan ke luar angkasa. Mereka saling berlomba untuk menjadi yang terdepan.

Image

Pencakar langit tertinggi di dunia di tahun 2018 dengan ketinggian 1 kilometer lebih.

Kembali ke soal gedung tertinggi di dunia, saat ini sepertinya negara-negara kaya di dunia yang sudah kelebihan rezeki, mulai terlibat lagi dalam perang dingin, tapi kali ini tanpa blok. Mereka berkompetisi untuk menjadi yang tertinggi dengan mendirikan gedung-gedung dengan ketinggian super. Seolah-olah ingin membuktikan keunggulan dan kedigdayaan masing-masing. Saat ini, Dubai adalah negara pemecah rekor ketinggian gedung yang pernah didirikan oleh manusia. Tapi hal ini tidak akan berlangsung lama, beberapa tahun lagi, Burj Khalifa akan menjadi nomor dua setelah Kingdom Tower.

Perlombaan mencakar langit tersebut tak akan berakhir, karena saya yakin akan ada bangunan yang lebih tinggi, semakin tinggi, melebihi yang sebelumnya. Ada sebuah kisah kuno mengenai sebuah bangsa yang membangun menara tinggi untuk mencapai langit menuju surga, menara tersebut disebut dengan Menara Babel (Tower of Bable). Mengetahui hal tersebut, lantas Tuhan marah dan menghancurkan menara dan merubah semua bahasa mereka hingga tak ada yang sama agar mereka tak bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Nah, apakah nanti Tuhan juga akan marah dengan dengan manusia-manusia ini yang mencoba menembus langit dengan menara-menara mereka?

  1. Reblogged this on kjmhoffman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: